Mobilitas masyarakat di Pulau Sumatera menunjukkan peningkatan signifikan menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. Jalan Tol Trans Sumatera (JTTS) kembali menjadi urat nadi pergerakan kendaraan, baik untuk keperluan mudik, wisata, maupun perjalanan keluarga.
Memasuki periode Libur Natal 2025 dan Tahun Baru 2026, volume kendaraan yang melintas di berbagai ruas tol terpantau meningkat tajam. Kondisi ini menjadi indikator meningkatnya aktivitas ekonomi dan sosial masyarakat, sekaligus tantangan tersendiri bagi pengelola jalan tol dalam menjaga kelancaran lalu lintas.
Lonjakan Trafik Sejak 24 Desember 2025
Berdasarkan data pemantauan PT Hutama Karya (Persero), hingga 24 Desember 2025 tercatat total trafik harian kumulatif di ruas-ruas JTTS yang telah beroperasi mencapai 138.213 kendaraan.
Angka tersebut meningkat 49,63 persen dibandingkan trafik harian normal. Lonjakan ini sejalan dengan meningkatnya pergerakan masyarakat menjelang Hari Raya Natal, khususnya di wilayah Sumatera bagian selatan, tengah, hingga utara.
Hutama Karya menegaskan bahwa pemantauan dilakukan secara intensif selama periode Nataru untuk memastikan layanan jalan tol tetap aman, lancar, dan nyaman bagi seluruh pengguna jalan.
Ruas Tol dengan Peningkatan Trafik Signifikan
Sejumlah ruas tol mencatat kenaikan trafik yang cukup mencolok. Di Tol Terbanggi Besar–Kayu Agung (Terpeka), tercatat 17.133 kendaraan, meningkat 32,40 persen dibanding kondisi normal.
Sementara itu, Tol Palembang–Indralaya–Prabumulih (Palindra dan Indraprabu) mencatat 18.595 kendaraan, atau naik 49,09 persen. Lonjakan ini menunjukkan tingginya mobilitas antarwilayah di Sumatera Selatan selama periode liburan.
Di wilayah Jambi, Tol Betung–Tempino (Bayung Lencir–Tempino) mencatat peningkatan paling signifikan, dengan 8.871 kendaraan atau melonjak hingga 97,18 persen dari trafik normal.
Trafik Tinggi di Riau dan Sumatera Utara
Wilayah Riau juga mengalami peningkatan arus kendaraan. Tol Pekanbaru–Dumai (Permai) dilalui 18.636 kendaraan, meningkat 41,79 persen. Sedangkan Tol Pekanbaru–XIII Koto Kampar mencatat 8.147 kendaraan, dengan lonjakan mencapai 100,37 persen.
Di Sumatera Utara, Tol Indrapura–Kisaran dilalui 13.293 kendaraan atau naik 66,93 persen. Sementara Tol Kuala Tanjung–Tebing Tinggi–Parapat (Kuala Tanjung–Sinaksak), yang dikelola oleh PT Hutama Marga Waskita, mencatat trafik tertinggi dengan 31.679 kendaraan, meningkat 27,53 persen.
Tol Binjai–Pangkalan Brandan juga menunjukkan tren serupa, dengan 13.594 kendaraan atau naik 75,05 persen.
Sumatera Barat dan Aceh Ikut Mengalami Kenaikan
Di wilayah barat Sumatera, Tol Bengkulu–Taba Penanjung (Bengtaba) dilalui 2.501 kendaraan, meningkat 39,41 persen dibandingkan kondisi normal.
Tol Padang–Sicincin di Sumatera Barat mencatat 2.214 kendaraan, dengan kenaikan 6,96 persen. Meski relatif lebih kecil, angka ini tetap menunjukkan peningkatan aktivitas menjelang libur akhir tahun.
Sementara itu, di Aceh, Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 2–6 (Seulimeum–Baitussalam) mencatat 5.764 kendaraan, melonjak 99,52 persen dibanding trafik normal.
Ruas Tol Fungsional Turut Dimanfaatkan
Selain ruas tol yang telah beroperasi penuh, Hutama Karya juga mencatat trafik pada ruas tol fungsional yang dibuka khusus selama periode Nataru.
Tol Sigli–Banda Aceh Seksi 1 (Seulimeum–Padang Tiji), yang difungsionalkan sejak 7 Desember 2025, mencatat 1.665 kendaraan pada 24 Desember 2025.
Sementara itu, Tol Palembang–Betung Seksi Kramasan–Pangkalan Balai yang mulai difungsionalkan sejak 20 Desember 2025 mencatat 3.116 kendaraan. Pemanfaatan ruas fungsional ini membantu mengurai kepadatan lalu lintas di jalur arteri.
Kesiapan Layanan dan Personel
Menghadapi lonjakan trafik ini, Hutama Karya menyiagakan petugas operasional, layanan derek, ambulans, serta sarana pendukung lainnya di seluruh ruas JTTS.
Koordinasi juga dilakukan dengan kepolisian, dinas perhubungan, dan instansi terkait guna memastikan respons cepat terhadap potensi gangguan lalu lintas.
Hutama Karya menegaskan komitmennya untuk memberikan pelayanan terbaik selama periode libur Nataru sebagai wujud “melayani sepenuh hati” bagi masyarakat pengguna jalan.
Imbauan Keselamatan bagi Pengguna Jalan
Di tengah meningkatnya volume kendaraan, Hutama Karya mengimbau pengguna jalan tol untuk selalu mengutamakan keselamatan. Pengendara diminta memeriksa kondisi kendaraan sebelum perjalanan dan memastikan kondisi fisik tetap prima.
Jika merasa lelah atau mengantuk, pengguna jalan disarankan menepi dan beristirahat di rest area terdekat. Selain itu, kartu uang elektronik diimbau dalam kondisi baik dan saldo mencukupi sebelum memasuki gerbang tol.
Langkah sederhana ini dinilai sangat penting untuk mencegah kecelakaan dan memastikan perjalanan berlangsung aman.
Akses Informasi Trafik Secara Real-Time
Untuk mendukung kelancaran perjalanan, masyarakat dapat memantau informasi terkini seputar kondisi trafik dan layanan JTTS melalui akun resmi media sosial Jalan Tol Hutama Karya.
Selain itu, pengguna jalan dapat mengunduh aplikasi HK Toll Apps yang menyediakan informasi operasional, call center masing-masing ruas tol, hingga pembaruan kondisi lalu lintas secara real-time.
Dengan kesiapan infrastruktur, layanan, dan informasi yang semakin terintegrasi, perjalanan di Sumatera kini terasa semakin dekat dan nyaman, bahkan di tengah padatnya arus libur Natal dan Tahun Baru.
Baca Juga : Refleksi Infrastruktur Jateng 2025, Jalan Kini Kian Mulus
Jangan Lewatkan Info Penting Dari : museros

