cctvjalanan.web.id Dunia pers nasional kembali mencatatkan capaian penting melalui penyelenggaraan Anugerah Jurnalistik Adinegoro 2025. Ajang bergengsi ini menetapkan lima karya jurnalistik terbaik yang dinilai layak menerima penghargaan tertinggi di bidang jurnalistik Indonesia. Karya-karya tersebut berasal dari berbagai platform media dan mencerminkan kualitas, integritas, serta dedikasi insan pers dalam menyampaikan informasi kepada publik.
Penetapan lima karya terpilih dilakukan melalui sidang dewan juri yang melibatkan para praktisi kewartawanan berpengalaman. Proses seleksi berlangsung ketat dan berlapis, dengan mempertimbangkan berbagai aspek mulai dari kedalaman liputan, akurasi data, etika jurnalistik, hingga dampak karya terhadap masyarakat luas.
Beragam Kategori Media Mendapat Apresiasi
Lima karya jurnalistik yang terpilih masing-masing mewakili kategori media cetak, media siber, fotografi, karya audio, serta karya video. Keberagaman kategori ini menunjukkan bahwa perkembangan dunia jurnalistik tidak hanya bertumpu pada satu platform, melainkan terus beradaptasi dengan kemajuan teknologi dan perubahan pola konsumsi informasi masyarakat.
Setiap kategori memiliki karakteristik dan tantangan tersendiri. Media cetak dinilai dari kekuatan narasi dan kedalaman analisis. Media siber dinilai dari kecepatan, akurasi, dan relevansi. Fotografi menonjolkan kekuatan visual dalam menyampaikan pesan. Sementara karya audio dan video mengandalkan storytelling yang kuat serta kemasan yang menarik.
Penghargaan Bergengsi bagi Insan Pers
Anugerah Jurnalistik Adinegoro dikenal sebagai penghargaan tertinggi dalam dunia pers nasional. Penghargaan ini tidak hanya menjadi bentuk apresiasi, tetapi juga simbol pengakuan atas kerja keras jurnalis dalam menjalankan fungsi kontrol sosial, edukasi, dan penyampai informasi yang bertanggung jawab.
Direktur Anugerah Jurnalistik Adinegoro, Maria D. Andriana, menyampaikan bahwa karya-karya terpilih telah melewati proses penilaian yang objektif dan independen. Dewan juri menilai karya berdasarkan standar profesionalisme jurnalistik yang tinggi, tanpa intervensi kepentingan apa pun.
Antusiasme Tinggi dari Peserta
Pada penyelenggaraan tahun ini, jumlah karya yang masuk tercatat sangat tinggi. Sebanyak 749 karya jurnalistik dikirimkan untuk mengikuti seleksi di lima kategori. Jumlah ini menjadi yang tertinggi dalam beberapa tahun terakhir dan mencerminkan tingginya antusiasme insan pers untuk berpartisipasi dalam ajang ini.
Lonjakan jumlah peserta juga menunjukkan meningkatnya semangat kompetisi yang sehat di kalangan jurnalis. Banyak media berlomba menghadirkan karya terbaik mereka, baik dari sisi kualitas liputan maupun inovasi penyajian informasi.
Peran Dewan Juri Profesional
Penilaian karya dilakukan oleh dewan juri yang terdiri dari para praktisi kewartawanan berpengalaman. Untuk kategori media cetak, penilaian dilakukan oleh Asro Kamal Rokan, Petty S. Fatimah, dan Syamsudin Hadi Sutarto. Ketiganya dikenal memiliki rekam jejak panjang di dunia jurnalistik.
Kategori karya audio dinilai oleh Rosarita Niken Widiastuti, M. Rafiq, dan Latief Siregar. Sementara itu, kategori media siber melibatkan lima juri yang memiliki keahlian di bidang jurnalisme digital, yakni Ahmed Kurnia, Priyambodo RH, Elin Yunita, Makali Kumar, dan Teguh Santosa.
Keterlibatan juri dari berbagai latar belakang memastikan proses penilaian berlangsung adil dan menyeluruh. Setiap karya dikaji secara mendalam sebelum akhirnya ditetapkan sebagai penerima penghargaan.
Menjaga Kualitas dan Etika Jurnalistik
Melalui Anugerah Jurnalistik Adinegoro, diharapkan insan pers terus menjaga kualitas dan etika dalam menjalankan profesinya. Di tengah derasnya arus informasi, jurnalis dituntut untuk tetap berpegang pada prinsip akurasi, verifikasi, dan keberimbangan.
Penghargaan ini juga menjadi pengingat bahwa karya jurnalistik yang baik tidak hanya mengejar kecepatan, tetapi juga kedalaman dan dampak. Informasi yang disajikan harus mampu memberikan pemahaman yang utuh kepada masyarakat.
Dampak Positif bagi Dunia Pers Nasional
Anugerah Jurnalistik Adinegoro memiliki dampak yang signifikan bagi perkembangan dunia pers di Indonesia. Selain memotivasi jurnalis untuk terus berkarya, penghargaan ini juga mendorong media untuk meningkatkan standar redaksional mereka.
Ke depan, ajang ini diharapkan terus menjadi ruang apresiasi yang kredibel dan independen. Dengan demikian, pers nasional dapat terus berperan aktif dalam membangun masyarakat yang kritis, cerdas, dan berdaya.
Melalui lima karya terbaik yang terpilih tahun ini, Anugerah Jurnalistik Adinegoro kembali menegaskan posisinya sebagai tonggak penting dalam menjaga marwah jurnalistik Indonesia.

Cek Juga Artikel Dari Platform medianews.web.id
