Memasuki hari pertama Tahun Baru 2026, arus lalu lintas di sejumlah ruas jalan Kabupaten Kaur, Provinsi Bengkulu, mengalami peningkatan signifikan. Sejak pagi hari, volume kendaraan di jalan lintas Kaur terpantau padat dan menyebabkan perlambatan arus, terutama di jalur menuju kawasan wisata pantai.
Kepadatan lalu lintas ini terjadi seiring meningkatnya aktivitas masyarakat yang memanfaatkan libur Tahun Baru untuk berwisata bersama keluarga dan kerabat. Lonjakan kendaraan terlihat jelas di ruas jalan lintas barat BengkuluโLampung, khususnya di wilayah Kecamatan Kaur Tengah.
Arus Kendaraan Padat Menuju Kota Bintuhan
Pantauan di lapangan menunjukkan kendaraan dari berbagai arah mulai memadati jalur utama sejak pagi hari. Di kawasan Kecamatan Kaur Tengah, kendaraan terlihat bergerak satu arah menuju Kota Bintuhan, yang menjadi pusat aktivitas dan jalur penghubung menuju sejumlah destinasi wisata unggulan.
Diperkirakan ratusan kendaraan, baik roda dua maupun roda empat, melintas secara bersamaan di jalur tersebut. Kondisi ini menyebabkan arus lalu lintas berjalan melambat di beberapa titik, terutama di sekitar permukiman warga dan persimpangan jalan.
Wisata Pantai Jadi Magnet Utama
Lonjakan kendaraan didominasi oleh wisatawan yang hendak menuju sejumlah destinasi pantai favorit di Kabupaten Kaur. Beberapa lokasi wisata yang menjadi tujuan utama antara lain Pantai Air Langkap di Kecamatan Kaur Tengah, Pantai Pengubaian dan Pantai Cukoh di Kecamatan Kaur Selatan, Pantai Linau di Kecamatan Maje, hingga Pantai Laguna di Kecamatan Nasal.
Destinasi-destinasi tersebut memang dikenal sebagai primadona wisata pesisir Bengkulu bagian selatan, terutama saat libur panjang dan hari besar nasional. Keindahan pantai yang masih alami menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan lokal maupun luar daerah.
Didominasi Kendaraan dari Luar Daerah
Menariknya, kepadatan lalu lintas tidak hanya berasal dari kendaraan lokal. Banyak kendaraan dengan pelat nomor dari Provinsi Sumatra Selatan terlihat melintas, terutama dari daerah Lahat dan Kota Pagar Alam. Selain itu, kendaraan dari berbagai kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu juga turut memadati jalur tersebut, seperti Bengkulu Selatan, Seluma, hingga Kota Bengkulu.
Kehadiran kendaraan dari luar daerah ini menunjukkan bahwa Kabupaten Kaur masih menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan regional saat libur Tahun Baru.
Warga Keluhkan Sulit Menyeberang Jalan
Kepadatan lalu lintas ini turut dirasakan oleh warga yang tinggal di sepanjang jalan lintas. Abdul Hamid, salah seorang warga Kecamatan Kaur Tengah, mengungkapkan bahwa kondisi lalu lintas yang ramai membuat aktivitas warga menjadi terganggu.
Menurutnya, menyeberang jalan saja menjadi cukup sulit karena banyak kendaraan yang melaju dengan kecepatan tinggi, terutama sepeda motor yang dikendarai anak-anak muda.
โTiap tahun memang begini kalau libur hari-hari besar. Dari pagi memang sudah ramai, baik mobil atau motor. Sebagai warga kami harus ekstra hati-hati karena ramai sekali,โ ujar Abdul Hamid.
Ia juga mengingatkan pengendara agar lebih waspada dan tidak memacu kendaraan secara berlebihan, mengingat kondisi jalan yang dipenuhi kendaraan dan aktivitas warga sekitar.
Diperkirakan Padat Hingga H+1 Tahun Baru
Abdul Hamid menambahkan, kepadatan arus lalu lintas ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga satu atau dua hari ke depan. Biasanya, arus kendaraan baru kembali normal setelah puncak kunjungan wisata terlewati.
โKemungkinan ramai sampai besok atau H+1. Biasanya setelah itu mulai berkurang,โ tambahnya.
Prediksi ini sejalan dengan pola libur tahunan, di mana puncak kepadatan biasanya terjadi pada hari pertama dan kedua setelah pergantian tahun.
Imbauan Waspada bagi Pengendara
Meski belum dilaporkan adanya kecelakaan serius, kondisi lalu lintas yang padat tetap memerlukan kewaspadaan tinggi dari para pengguna jalan. Pengendara diimbau untuk mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta mematuhi rambu lalu lintas demi keselamatan bersama.
Selain itu, masyarakat yang tinggal di sepanjang jalur lintas juga diharapkan lebih berhati-hati saat beraktivitas di luar rumah, terutama anak-anak yang rentan terhadap risiko kecelakaan lalu lintas.
Momentum Evaluasi Infrastruktur dan Wisata
Kemacetan yang terjadi setiap musim liburan ini kembali menjadi sorotan terkait kesiapan infrastruktur jalan di Kabupaten Kaur. Dengan meningkatnya jumlah wisatawan dari tahun ke tahun, kebutuhan akan pengaturan lalu lintas, penambahan rambu, serta pengembangan akses jalan menuju objek wisata dinilai semakin mendesak.
Di sisi lain, tingginya kunjungan wisata juga menjadi sinyal positif bagi sektor pariwisata dan ekonomi lokal. Warung makan, penginapan, serta pelaku UMKM di sekitar kawasan wisata turut merasakan dampak positif dari meningkatnya arus pengunjung.
Libur Tahun Baru, Lalu Lintas Perlu Disikapi Bijak
Libur Tahun Baru memang menjadi momen penting bagi masyarakat untuk beristirahat dan berwisata. Namun, kepadatan lalu lintas yang terjadi di Kabupaten Kaur menunjukkan perlunya kesadaran bersama antara pengendara dan warga untuk saling menjaga keselamatan.
Dengan sikap berkendara yang tertib dan penuh kehati-hatian, diharapkan momen liburan Tahun Baru 2026 tetap berjalan aman, nyaman, dan membawa kesan positif bagi seluruh pihak.
Baca Juga : Jembatan Trosobo Baru Dibuka, Jalan Ambles Picu Kecelakaan
Jangan Lewatkan Info Penting Dariย :ย radarjawa

