Badan Usaha Milik Desa Karya Mandiri Desa Peusing mengalami kerugian setelah puluhan ayam petelur miliknya digondol maling pada dini hari. Sebanyak 25 ekor ayam dilaporkan hilang dalam kejadian yang berlangsung sekitar pukul 04.00 WIB.
Kasus ini menjadi perhatian karena pencurian menyasar aset produktif desa yang menjadi bagian dari pengembangan ekonomi masyarakat. Kehilangan tersebut bukan hanya berdampak pada nilai materi, tetapi juga pada keberlangsungan usaha desa.
Pelaku Diduga Masuk Lewat Pintu Samping
Berdasarkan kronologi awal, pelaku masuk ke area peternakan melalui pintu samping kandang. Kawasan tersebut diketahui menjadi pusat usaha BUMDes yang mencakup peternakan ayam, hidroponik, dan bioplok.
Setelah berhasil masuk, pelaku mengambil ayam petelur dengan cara memasukkannya ke dalam karung. Pelaku kemudian keluar melalui jalur yang sama. Cara ini menunjukkan aksi dilakukan dengan cukup cepat dan terarah.
CCTV Rekam Aksi Pelaku
Salah satu aspek penting dalam kasus ini adalah keberadaan CCTV yang merekam aksi pencurian. Rekaman tersebut berpotensi menjadi bukti utama dalam proses penyelidikan kepolisian.
Keberadaan kamera pengawas memberi peluang lebih besar untuk mengidentifikasi pelaku. Di sisi lain, kejadian ini juga menunjukkan pentingnya sistem keamanan aktif pada aset usaha desa.
BUMDes Jadi Pilar Ekonomi Desa
BUMDes memiliki peran penting dalam memperkuat ekonomi masyarakat melalui berbagai unit usaha produktif. Karena itu, pencurian seperti ini tidak hanya merugikan pengelola, tetapi juga berdampak pada upaya pemberdayaan ekonomi desa secara lebih luas.
Aset seperti ayam petelur merupakan bagian dari investasi usaha yang mendukung pendapatan desa. Kehilangan puluhan ekor tentu memengaruhi produktivitas dan potensi keuntungan.
Polisi Diharapkan Segera Tindak Lanjuti
Kasus ini telah dilaporkan kepada pihak kepolisian oleh Direktur BUMDes. Langkah hukum diharapkan dapat mengungkap pelaku sekaligus memberi efek jera.
Bagi masyarakat desa, penyelesaian kasus ini penting untuk menjaga rasa aman dan melindungi aset bersama dari tindak kriminal serupa di masa mendatang.
Keamanan Usaha Desa Perlu Diperkuat
Insiden ini menjadi pengingat bahwa pengembangan usaha desa juga harus dibarengi dengan sistem pengamanan yang lebih kuat. Pengawasan area, kontrol akses, dan evaluasi titik rawan perlu diperhatikan lebih serius.
Pencurian terhadap aset BUMDes bukan sekadar kasus kriminal biasa, tetapi juga ancaman terhadap kemandirian ekonomi desa. Dengan pengamanan yang lebih baik dan penegakan hukum yang cepat, usaha desa dapat terus berkembang tanpa terganggu aksi kejahatan.

Baca Juga Strategi Jemput Bola Korban Banjir Aceh Berhaji
Cek Juga Artikel Dari Platform beritajalan.web
